Keesokan harinya, belum terdengar suara apa-apa dari luar rumah. MISI SUKSES! Saya berhasil mengalahkan tantangan dari guru saya! Tetapi sesaat kemudian terdengar suara. DOR! Sebuah suara tembakan. Ternyata itu tetangga saya yang kampret! Nembakin burung liar diluar rumah :v Tunggu, ini jam berapa? Kenapa tetangga saya sudah memulai aktivitas? Saya lihat jam dikamar saya, ternyata sudah jam 06:54. MISI GAGAL TOTAL! Burung sudah pada mati, bangun kesiangan, dikamar mandi kelamaan. Jadi sampai sekolah jam 07:30.
Sesampainya disekolah, satpam mencegat diriku di gerbang depan. Dia bertanya...
”Ngapain berangkat jam segini?”
“Saya telat pak.” Jawabku gemetar
“Telat? Kenapa kok bisa telat?”
“Tadi alarm saya dimatiin tetangga pak.”
“Rajin banget kamu pasang alarm? Hari ini hari MINGGU.”
“Appaaaaaaa?” (dengan gaya kecebong baru berenang)
“Sana pulang, ada-ada saja.”
Dengan muka semrangut, saya akhirnya pulang. Sesampainya dirumah saya makan banyak untuk menghilangkan rasa malu dan kesal yang saya pendam. Bahkan dryfood kucing saya juga saya embat karena saking streesnya. Kucing saya yang tidak terima karena haknya dirampas, dengan sekonyong-konyongnya dia mengambil ancang-ancang lalu melompat ke muka saya. Untung respon saya cepat, dengan gaya ala The Matrix saya berusaha untuk menghindar dari serangan telak itu. Berhasil! Akhirnya cerita hari itu berakhir dengan misi yang gagal, keadaan rumah yang seperti kapal pecah dan sisa makanan berserakan di lantai...
To be Continued...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar